Three T (Trend Teach Tech) Edisi September

Pemilihan Duta Kampus



Pemilihan Duta Kampus Universitas Negeri Malang bukan hanya sekadar ajang kompetisi, tetapi juga memiliki dampak positif yang signifikan bagi seluruh civitas akademika. Melalui ajang ini, semangat persatuan dan kebersamaan semakin terjalin erat. Selain itu, para peserta juga mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan diri, meningkatkan kepercayaan diri, dan memperluas jaringan pertemanan. Tak kalah penting, duta kampus terpilih akan menjadi role model bagi mahasiswa lainnya dan berperan aktif dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.

Peringatan Maulid Nabi

Di bulan Rabiul Awal, umat muslim merayakan Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam (SAW), atau biasa disebut dengan Maulid Nabi. Peringatan Maulid Nabi tahun ini jatuh pada Senin, 16 September 2024, bertepatan dengan 12 Rabiul Awal 1446 Hijriah. Pemerintah juga menetapkan peringatan maulid Nabi 2024 sebagai hari libur nasional yang ditandai dengan tanggal merah yang sesuai dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri No 236/2024,1/2024, dan 2/2024 yang mengatur perubahan SKB Libur Nasional dan Cuti Bersama 2024.

Peringatan ini menjadi momen istimewa dalam kalender Islam, yang didedikasikan untuk mensyukuri kelahiran Nabi Muhammad SAW. Peringatan tersebut bagi umat muslim adalah penghormatan dan pengingatan kebesaran dan keteladanan Nabi Muhammad dengan berbagai bentuk kegiatan budaya, ritual dan keagamaan.

Sayyid Muhammad al-Maliki dalam kitab Syarh Maulid ad-Diba’i menyimpulkan, setidaknya ada lima alasan mengapa kita harus merayakan Maulid Nabi, yaitu:   

  1. Wujud rasa gembira atas kelahiran Nabi.
  2. Kelahiran Nabi Muhammad SAW membawa manusia menemukan cahaya agama Islam.
  3. Berbahagia karena pertolongan yang Allah SWT berikan.
  4. Membaca sejarah kehidupan Nabi, menambah rasa cinta pada Nabi.
  5. Perayaan maulid Nabi adalah bid'ah hasanah.

Neuromorfik:
Teknologi yang Meniru Otak Manusia untuk Masa Depan Kecerdasan Buatan

Neuromorfik, atau komputasi neuromorfik, adalah pendekatan inovatif dalam bidang kecerdasan buatan dan komputasi yang bertujuan untuk meniru struktur dan fungsi otak manusia. Teknologi ini menggunakan perangkat keras dan arsitektur yang dirancang menyerupai jaringan saraf biologis, dengan tujuan menciptakan sistem yang lebih efisien, cepat, dan hemat energi dalam melakukan tugas komputasi yang kompleks.

  1. Dasar Neuromorfik: Inspirasi dari Otak Manusia 

euron dalam chip neuromorfik tidak bekerja seperti transistor konvensional yang hanya memiliki dua status (on dan off). Mereka memiliki kemampuan untuk menyimpan informasi, belajar, dan beradaptasi dengan cara yang mirip dengan bagaimana otak manusia membangun memori dan pengalaman dari lingkungan sekitarnya. Sistem ini dirancang untuk mampu memproses banyak informasi secara simultan, memungkinkan kecerdasan buatan (AI) beroperasi dengan lebih cepat dan efisien.

  1. Manfaat dan Aplikasi Teknologi Neuromorfik

Salah satu keuntungan terbesar dari komputasi neuromorfik adalah efisiensi energi. Otak manusia hanya membutuhkan sekitar 20 watt untuk menjalankan miliaran neuron yang terus-menerus memproses informasi dalam tubuh kita. Dibandingkan dengan superkomputer modern yang membutuhkan daya listrik dalam jumlah besar, neuromorfik memiliki potensi untuk menciptakan sistem yang jauh lebih hemat energi. Ini sangat penting dalam pengembangan teknologi yang lebih ramah lingkungan, terutama dalam skala besar seperti pusat data dan perangkat yang selalu terhubung ke jaringan.

Dalam kecerdasan buatan (AI), sistem neuromorfik dapat meningkatkan performa pada tugas-tugas seperti pengenalan gambar, pengolahan bahasa alami, dan pengambilan keputusan. Dengan kemampuan untuk belajar dari pengalaman dan adaptasi yang lebih cepat, sistem ini lebih unggul dalam memecahkan masalah yang kompleks dan tidak terstruktur. Misalnya, sistem neuromorfik dapat membantu mengembangkan robot cerdas yang mampu merespons lingkungan secara real-time, atau perangkat medis yang dapat mendiagnosis penyakit dengan lebih akurat.

Selain itu, neuromorfik berpotensi diterapkan pada perangkat yang **selalu terhubung dan berinteraksi dengan lingkungan** (seperti perangkat Internet of Things/IoT). Kemampuan untuk memproses informasi secara langsung di perangkat, tanpa perlu mengirimkannya ke pusat data, memungkinkan sistem neuromorfik memberikan respons yang lebih cepat dan efisien. Ini bisa menjadi revolusi besar dalam dunia otomasi industri, kota pintar, hingga aplikasi kendaraan otonom.

  1. Tantangan dalam Pengembangan Neuromorfik

Meskipun prospeknya menjanjikan, neuromorfik masih menghadapi beberapa tantangan teknis dan ilmiah yang signifikan. Desain chip neuromorfik yang benar-benar efisien dan menyerupai jaringan otak masih dalam tahap penelitian awal. Mengintegrasikan jutaan neuron buatan dan sinapsis dalam chip yang kecil dengan biaya yang efisien memerlukan pengembangan teknologi yang lebih maju. Selain itu, meskipun otak adalah inspirasi utama, memodelkan kompleksitas penuh otak manusia masih jauh dari jangkauan teknologi saat ini. Sistem neuromorfik saat ini hanya meniru sebagian kecil dari fungsi otak yang sebenarnya.

Tantangan lainnya adalah software yang diperlukan untuk mendukung perangkat keras neuromorfik. Algoritma konvensional yang dirancang untuk arsitektur Von Neumann tidak dapat secara langsung diterapkan pada sistem neuromorfik. Oleh karena itu, pengembangan algoritma dan program yang dapat berjalan pada arsitektur baru ini membutuhkan inovasi yang signifikan.

  1.  Masa Depan Neuromorfik

Meskipun masih dalam tahap awal, neuromorfik diperkirakan akan menjadi komponen penting dalam revolusi kecerdasan buatan dan teknologi komputasi di masa depan. Para peneliti dan perusahaan teknologi besar seperti IBM, Intel, dan Qualcomm telah mulai mengembangkan chip neuromorfik eksperimental seperti TrueNorth (IBM) dan Loihi (Intel), yang menunjukkan potensi nyata dari teknologi ini.

Dalam jangka panjang, neuromorfik bisa membuka pintu menuju superkomputer yang jauh lebih efisien, perangkat AI yang lebih cerdas dan hemat energi, serta otak buatan yang mungkin suatu hari dapat menyaingi otak manusia dalam hal kemampuan belajar, adaptasi, dan kreativitas.

Komputasi neuromorfik adalah langkah besar dalam memahami dan meniru kecerdasan manusia, dan kemajuan di bidang ini akan sangat berpengaruh pada masa depan teknologi.

 

Ketidaksetaraan Gender dalam Pendidikan


Ketidaksetaraan gender dalam pendidikan adalah masalah yang kompleks dan masih menjadi tantangan di banyak negara, termasuk Indonesia. Faktor-faktor yang menyebabkan ketidaksetaraan ini meliputi nilai-nilai budaya dan stereotip gender yang mempengaruhi perlakuan terhadap anak laki-laki dan perempuan di sekolah. Selain itu, akses pendidikan yang tidak merata, terutama di daerah pedesaan atau terpencil, juga berkontribusi pada ketidaksetaraan ini. Kurikulum dan materi pembelajaran yang tidak responsif gender dapat memperkuat stereotip dan membuat siswa perempuan merasa kurang dihargai. Pengalaman siswa di sekolah, termasuk interaksi dengan guru dan teman sebaya, sering kali berbeda berdasarkan jenis kelamin, yang dapat mempengaruhi partisipasi dan pencapaian akademis mereka. Untuk mengatasi ketidaksetaraan gender dalam pendidikan, beberapa langkah yang dapat diambil antara lain mengembangkan kurikulum yang inklusif, melatih guru untuk mengidentifikasi dan mengatasi bias gender, meningkatkan akses pendidikan melalui kebijakan yang memastikan semua anak memiliki kesempatan yang setara, serta menciptakan lingkungan belajar yang mendukung dan aman bagi semua siswa. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan ketidaksetaraan gender dalam pendidikan dapat dikurangi, sehingga semua anak memiliki kesempatan yang sama untuk meraih pendidikan berkualitas dan mencapai potensi penuh mereka.

INFO LOMBA DAN BEASISWA
  


Agenda HMD : 

YBPC 2024


Youth Business Plan Competition (YBPC) 2024 yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Departemen Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Negeri Malang telah sukses dilaksanakan. Kompetisi ini didesain untuk mendorong semangat kewirausahaan dan kreativitas pemuda berusia 17 hingga 25 tahun dalam mengungkapkan ide bisnis inovatif mereka. Dengan tema "Inovasi Wirausaha untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan melalui Produk Berkualitas di Era 5.0", YBPC menawarkan dua kategori utama: Kewirausahaan (Makanan/Minuman Anak-anak) dan Pendidikan (Media Pembelajaran). Rangkaian kegiatan YBPC berlangsung dari 1 Agustus hingga 11 September 2024, meliputi tahap pendaftaran, penyisihan, hingga babak final yang disertai talkshow. Pada babak final yang digelar secara offline pada 11 September 2024, seluruh tim finalis berkesempatan mempresentasikan ide bisnis mereka. Tim Ilmu Padi berhasil meraih juara pertama, diikuti oleh AZIWA TEAM di posisi kedua, dan AlRiFa TEAM di posisi ketiga. Acara ini juga dimeriahkan dengan talkshow yang menghadirkan Mohammad Raihan Ghany, pemilik Kedai Tjahja Baroe, sebagai narasumber inspiratif bagi para peserta.


Sosialisasi PGSD-Championship 2024


PGSD-Championship 2024, program kerja dari divisi Olahraga dan Kesenian (ORKES), siap digelar untuk mempertandingkan bakat terbaik mahasiswa PGSD angkatan 2021-2024 dari kampus 1 dan 2. Sebagai langkah awal yang krusial, panitia menyelenggarakan sosialisasi pada tanggal 19 September 2024 pukul 15.00 WIB bertempat di Ruang A5.2.102. Acara sosialisasi ini dihadiri oleh panitia dan para ketua offering dari setiap angkatan, bertujuan untuk memberikan informasi komprehensif mengenai pelaksanaan kompetisi.

Rangkaian acara sosialisasi PGSD-Championship 2024 berlangsung selama 90 menit dengan agenda yang terstruktur. Dimulai dengan persiapan panitia pada pukul 14.55, acara ini mencakup briefing panitia, penyambutan peserta, pembukaan resmi oleh Sekretaris Pelaksana, sambutan Ketua Pelaksana, sesi sosialisasi utama, dan diakhiri dengan sesi tanya jawab yang melibatkan Sekretaris Pelaksana, Sie Acara, dan Sie Lomba. Acara ditutup dengan presensi, dokumentasi, dan kata penutup dari Sekretaris Pelaksana, menjanjikan persiapan yang matang untuk menghadirkan kompetisi yang berkualitas dan membanggakan bagi seluruh mahasiswa PGSD.


PGSD Mampeer



PGSD MAMPEER merupakan agenda dari divisi kesejahteraan dan humas atau biasa disebut dengan KESHUM. Kegiatan ini memiliki tujuan yaitu untuk mempererat tali persaudaraan antara ORMAWA di Universitas Negeri Malang. PGSD MAMPEER dilaksanakan pada tanggal 21 September 2024, ada 2 kunjungan pada hari yang sama yaitu HMD PGSD UM ke HMD PAUD UM pada pukul 08.00 WIB dan dilanjut HMD PGSD UM ke HMD PLS UM pada pukul 11.00 WIB. Adapun kegiatan dalam PGSD MAMPEER ini yaitu pembukaan oleh MC, dilanjutkan sambutan oleh Ketua HMD PGSD dan Ketua HMD PAUD. Terdapat sharing session antar divisi dari HMD PGSD dan HMD PAUD, di akhir terdapat game. Kegiatan Kunjungan ke HMD PLS juga sama seperti kunjungan ke HMD PAUD.


Hasil Book Celebration



ANTARIKSA 2024

ANTARIKSA sendiri merupakan singkatan dari “Arah Nalar dan Tindakan Aspiratif Mahasiswa Baru PGSD 2024.” dengan mengusung sebuah tema “Melangkah Bersama Membuka Potensi untuk Melambungkan Cita Setinggi Angkasa.” Antariksa adalah serangkaian kegiatan pengenalan kampus dan orientasi studi kepada para mahasiswa baru. Kegiatan ini diselenggarakan guna memberikan bekal serta memberikan wadah bagi mahasiswa baru untuk mengenal lingkungan dan satu sama lain antar mahasiswa. Kegiatan ANTARIKSA terdiri dari materi, outbound, pentas seni, dan penugasan. ANTARIKSA 2024 menawarkan berbagai kegiatan yang komprehensif dan menarik. Para mahasiswa baru akan diajak untuk mengikuti sesi-sesi materi pembelajaran yang mencakup topik-topik penting seperti PKM (Program Kreativitas Mahasiswa), SKEMA (Sistem Kredit Mahasiswa), dan talkshow seputar PGSD. Selain itu, kegiatan ini juga menyertakan kegiatan outbound yang bertujuan untuk membangun kerjasama tim dan mengasah soft skills, serta pentas seni yang memberi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengekspresikan bakat dan kreativitas mereka. Sebagai bagian dari proses pembelajaran, mahasiswa baru juga akan diberikan penugasan yang dirancang untuk memperdalam pemahaman mereka tentang materi yang telah disampaikan. Melalui rangkaian kegiatan ANTARIKSA 2024 ini, diharapkan mahasiswa baru PGSD dapat memperoleh bekal yang cukup untuk memulai kehidupan akademik mereka dengan percaya diri. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk memberikan pengetahuan, tetapi juga untuk menginspirasi mahasiswa agar berani bermimpi dan meraih cita-cita setinggi angkasa. 











Komentar

Postingan populer dari blog ini

E-Madvanture (E-Mading Advanture) Edisi Oktober: EXCELSIOR 2025

E-Madventure (E-Mading Adventure) edisi Maret : Pelantikan Ormawa FIP 2025