Three T (Trend Teach Tech) Edisi Juni


Be One Nation

(Becoming One Nation Through Automation)

Universitas Negeri Malang pada tanggal 31 Mei 2024 tepatnya di Gedung Graha Cakrawala mengadakan kuliah kebangsaan bersama dengan Be One Corp dengan tema yang diusung “How Technology Anxiety Can Be Relieved by Connecting Inspiration Between Peoples”. Kuliah Kebangsaan ini dimulai pada pukul 08.00 - 15.00 WIB, yang dibagi menjadi dua sesi. Sesi yang pertama dimulai pada pukul 08.00- 11.00 WIB yaitu membahas mengenai Knowledge. Sedangkan, sesi ke dua dilaksanakan pada pukul 13.00 - 15.00 WIB yang membahas mengenai Connection.

Kuliah kebangsaan bersama dengan Be One Corp terdapat beberapa narasumber diantaranya: Prof. Dr. Hariyono, M.Pd. (Rektor Universitas Negeri Malang); Dr. Hanif Fakhrurroja, S.Si, M. T, MCE, MCAAIF,CBDA, CRP, ITS (AI Praktisi); Timmy Theopelus (Vice President of Business Development & Strategic Partnership at Axioo); Rois Solihin, STP, MT, ICPDTT, CFFT, CPUKM (Digital Strategic &Design Thinking Practicioner) Bayu Skak (Content Creator & Sutradara).

Masing-masing narasumber membawakan subtema yang berbeda pada saat Kuliah Kebangsaan dilakukan. Adapun subtema tersebut diantaranya Esensi dan tujuan kecerdasan buatan, optimasi manusia: AI di berbagai industri, One Nation Empowering students for Industry 4.0. Kuliah kebangsaan bersama dengan Be One Corp dihadiri oleh mahasiswa Universitas Negeri Malang dari berbagai fakultas dan juga jenjang pendidikan di Universitas Negeri Malang. Pada saat kuliah kebangsaan dilaksanakan terdapat gift yang diberikan kepada para audiens yang mengajukan pertanyaan yaitu berupa tablet Axioo.

Integrasi Nilai-nilai Idul Adha dalam Kurikulum SD:

Cara menyisipkan ajaran moral dan sosial dari Idul Adha ke berbagai mata pelajaran.Idul Adha, sebagai salah satu perayaan penting dalam Islam, menyimpan berbagai nilai moral dan sosial yang dapat diintegrasikan kedalam kurikulum Sekolah Dasar. Sebagai calon guru SD, kita perlu kreatif dalam menyisipkan ajaran-ajaran berharga ini ke berbagai mata pelajaran. Dengan pendekatan yang tepat, nilai-nilai Idul Adha dapat memperkaya pengalaman belajar siswa dan membantu membentuk karakter mereka.

Dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia, guru dapat menggunakan cerita tentang Nabi Ibrahim dan Ismail sebagai bahan pembelajaran. Siswa dapat diajak untuk menganalisis alur cerita, mengidentifikasi pesan moral, dan bahkan menulis ulang cerita dengan bahasa mereka sendiri. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kemampuan literasi, tetapi juga membantu siswa memahami nilai-nilai pengorbanan dan ketaatan.

Untuk mata pelajaran Matematika, konsep pembagian dapat diajarkan melalui contoh pembagian daging kurban. Siswa dapat diberikan soal cerita yang melibatkan perhitungan jumlah penerima daging kurban atau persentase pembagian kepada kelompok yang berbeda. Ini membantu siswa memahami aplikasi matematika dalam konteks sosial dan nilai berbagi.

Dalam Ilmu Pengetahuan Sosial, perayaan Idul Adha dapat menjadi pintu masuk untuk membahas keberagaman budaya dan toleransi. Guru dapat mengajak siswa mendiskusikan bagaimana Idul Adha dirayakan di berbagai daerah atau negara, serta mengajarkan pentingnya menghormati perbedaan. Ini juga bisa dikaitkan dengan konsep gotong royong dalam masyarakat Indonesia.

Sementara itu, dalam Pendidikan Kewarganegaraan, nilai-nilai Idul Adha seperti solidaritas dan kepedulian sosial dapat diintegrasikan ke dalam pembelajaran tentang hak dan kewajiban warga negara. Siswa dapat diajak untuk merencanakan dan melaksanakan proyek sosial sederhana, misalnya mengumpulkan dan menyumbangkan bahan makanan kepada yang membutuhkan, sebagai bentuk praktik nilai-nilai Idul Adha dalam kehidupan sehari-hari.

Menjelajahi Sains di Balik Mainan Slime

Baru baru ini mainan slime kembali viral di sosial media, kira kira apa sih slime itu? Jadi Slime adalah mainan bertekstur kenyal, lengket, dan licin. Biasanya terbuat dari lem PVA (polyvinyl acetate) dan activator seperti boraks atau larutan sabun. Slime disukai anak-anak karena asyik untuk diremas, dibentuk, dan dimainkan.Slime juga mainan yang bertekstur berlendir yang terbuat dari campuran bahan kimia. Banyak sekali jenis slime dengan beragam tekstur bahkan tidak jarang yang menjual slime dalam bentuk jadi maupun slime kit yang bisa dilakukan sendiri di rumah.

slime juga memiliki beragam manfaat diantaranya Melatih keterampilan motorik halus, Mencubit, meremas, dan membentuk slime dapat melatih otot-otot kecil di tangan dan jari anak.Slime dapat membantu anak untuk lebih fokus dan berkonsentrasi. Membuat slime sendiri bisa menjadi pengenalan awal yang menyenangkan tentang konsep kimia dan fisika sederhana.


Mengapa Lem dan Activator apabila digabung akan menjadi slime?

Ketika activator dicampurkan dengan lem, terjadi reaksi kimia yang menghasilkan ikatan silang antar rantai molekul polimer. Ikatan silang ini memperkuat struktur slime dan membuatnya lebih padat dan kenyal. Slime dikategorikan sebagai fluida non-Newtonian karena viskositasnya tidak hanya bergantung pada temperatur, tetapi juga pada gaya yang diberikan. Ketika slime diremas atau ditekan, rantai-rantai molekul polimernya akan saling bergeser dan membuatnya lebih mudah mengalir. Sebaliknya, ketika slime didiamkan, rantai-rantai molekul akan kembali bertautan dan membuatnya lebih padat.

Cara membuat slime di rumah: 

Alat dan bahan:

  • Lem 
  • Activator 
  • Pewarna 
  • Wadah
  • Sendok 
  • Mangkok 

Langkah langkah 

  1. Tuangkan lem ke wadah plastik
  2. Masukkan Activator ke dalam wadah tersebut
  3. Aduk hingga lem menyatu dan tidak lengket di tangan
  4. Beri pewarna agar slime menarik
  5. Tunggu selama beberapa menit dan Slime siap dimainkan 


Kualitas Pengajaran yang Rendah

Jika kualitas pengajaran dalam pendidikan rendah, dampaknya bisa sangat merugikan bagi siswa, sekolah, dan masyarakat secara keseluruhan. Berikut adalah beberapa dampak dari rendahnya kualitas pengajaran : 

  • Rendahnya Prestasi Akademik: Siswa mungkin tidak memahami materi pelajaran dengan baik, yang dapat menyebabkan rendahnya nilai ujian dan prestasi akademik secara keseluruhan.
  • Kurangnya Keterampilan Penting: Siswa mungkin tidak memperoleh keterampilan penting yang diperlukan untuk sukses dalam kehidupan dan karier, seperti keterampilan berpikir kritis, pemecahan masalah, dan komunikasi.
  • Penurunan Motivasi dan Minat Belajar: Siswa bisa kehilangan motivasi dan minat dalam belajar jika mereka merasa tidak didukung atau tidak terinspirasi oleh pengajaran yang berkualitas rendah.
  • Kesulitan di Masa Depan: Kualitas pengajaran yang rendah dapat berdampak jangka panjang, membuat siswa kesulitan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi atau masuk ke dunia kerja.
  • Ketidakmerataan Pendidikan: Kualitas pengajaran yang rendah dapat memperburuk kesenjangan pendidikan antara berbagai kelompok sosial dan ekonomi.

Berikut solusi untuk mengatasi kualitas pengajaran yang rendah:

  • Memberikan pelatihan berkelanjutan bagi guru untuk meningkatkan keterampilan mengajar mereka dan memperkenalkan metode pengajaran baru yang efektif.
  • Meningkatkan persyaratan kualifikasi untuk menjadi guru dan memberikan insentif bagi mereka yang memiliki kualifikasi lebih tinggi atau menunjukkan prestasi yang baik dalam pengajaran.
  • Mengembangkan kurikulum yang relevan dan terfokus pada keterampilan praktis serta kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang.
  • Melakukan evaluasi secara teratur terhadap kinerja guru dan efektivitas pengajaran, serta memberikan umpan balik yang konstruktif untuk perbaikan.
  • Memanfaatkan teknologi untuk menyediakan sumber daya pendidikan yang lebih baik, seperti video pembelajaran, perangkat lunak pendidikan, dan platform e-learning.

Info Beasiswa dan Lomba




Agenda HMD Juni

Olimpiade Literasi dan Numerasi 2024 

Olimpide Literasi dan Numerasi 2024 ini merupakan program kerja dari divisi Pendidikan dan Keilmuan untuk memfasilitasi siswa berprestasi dan unggul dalam mengembangkan kapasitas diri serta menjadi sarana dalam mengasah lebih dalam melalui sebuah ajang olimpiade. Kegiatan ini ini memiliki tujuan guna mendukung pelaksanaan program kurikulum merdeka di sekolah dasar. Dengan adanya OLN 2024, HMD PGSD 2024 berharap siswa-siswi dapat meningkatkan kemampuan berpikir, bahasa, serta matematika dan membina budi pekerti peserta didik sesuai kurikulum merdeka. 

Ecoplant 2024


Ecoplant 2024 merupakan kegiatan penanaman pohon yang telah dilaksanakan oleh BEM Universitas Negeri Malang di Kampus 2 dengan tema yang diusung "Menekankan Pendidikan dan Kesadaran Kepada Generasi Muda Tentang Pentingnya Lingkungan untuk Mencegah Terjadinya Bencana Alam dan Mewujudkan SDG's". Peserta dari kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa dari berbagai fakultas dan civitas akademika Universitas Negeri Malang. Kegiatan ini mengundang antusiasme yang luar biasa dari mahasisawa Universitas Negeri Malang dan Sivitas Akademika Universitas Negeri Malang 

PGSD Mengaji Batch 2


PGSD Mengaji merupakan agenda dari divisi Keagamaan yang dilaksanakan dua bulan sekali. Kegiatan ini dilakukan secara bersama-sama dengan cara para mahasiswa/i memilih salah satu juz dalam al-quran untuk dibaca, dan setelah semua selesai, akan ada khataman yang dilaksanakan, secara offline atau online dengan mempertimbangkan kehadiran dari para mahasiswa/i PGSD.









Komentar

Postingan populer dari blog ini

E-Madvanture (E-Mading Advanture) Edisi Oktober: EXCELSIOR 2025

E-Madventure (E-Mading Adventure) edisi Maret : Pelantikan Ormawa FIP 2025