Mengenal jurnal penelitian, Apa itu jurnal? - #Bedahjurnal6
Beberapa
waktu lalu kita di hebohkan dengan syarat kelulusan tidak harus skripsi, desas
desus yang terdengar adalah menggantinya dengan membuat jurnal. Sebelum itu,
apakah kalian sudah mengerti apa itu jurnal? Jurnal adalah sebuah karya ilmiah
yang diterbitkan secara berkala sebagai wadah untuk mempublikasikan hasil
penelitian seseorang atau instansi dalam sebuah disiplin ilmu tertentu. Jurnal
merupakan kumpulan artikel hasil reviewer. Jurnal terdiri dari sinta 1
sampai 6. Sinta 1 diakui secara internasional dan sudah terindeks scopus.
Jurnal sinta tinggi biasanya merupakan hasil penelitian bukan kajian. Jurnal
disusun seperti majalah ilmiah dan berskala. Dalam penulisan jurnal ada
beberapa ketentuan yang harus diperhatikan. Penulisan jurnal semestinya harus
menerapkan aturan penggunaan tanda baca dan ejaan bahasa Indonesia yang baik
dan benar. Dalam pengetikan, jurnal ditulis dengan spasi 1,5 (satu setengah),
jenis font Times New Roman, ukuran font 12, kertas ukuran A4,
dan terdiri dari 6000-8000 kata. Dengan batas maksimal plagiasi adalah 25%.
Penulisan
artikel, biasanya bertujuan untuk menawarkan pemecahan masalah, mendidik,
menghibur dan memengaruhi pembaca Bahdin Nur Tanjung dan Ardial, (2009: 144).
Tujuan utama penulisan artikel jurnal ilmiah adalah untuk menciptakan
kompetensi menulis di kalangan pendidik. Sebab, mental para dosen kita enggan menulis
dan melakukan penelitian, walaupun perguruan tingginya sudah menyiapkan dana
(Wahyu Wibowo, 2008: 6). Dalam konteks dunia pendidikan, membuat artikel ilmiah
atau karya tulis ilmiah merupakan salah satu subunsur pengembangan profesi yang
mempunyai nilai kredit besar dan menentukan kenaikan jabatan fungsional
pendidik. Jadi, tujuan penulisan artikel ilmiah selain untuk menawarkan
pemecahan masalah atau memaparkan hasil penelitian, berguna pula untuk memperoleh
angka kredit sebagai syarat naik jabatan.
Jenis
dari jurnal ilmiah sangat beragam. Jenis yang paling umum dan perlu untuk Anda
ketahui yaitu jurnal ilmiah cetak, jurnal ilmiah online, jurnal ilmiah
penelitian, jurnal ilmiah lokal, jurnal ilmiah nasional, dan jurnal ilmiah
internasional. Jurnal ilmiah cetak biasanya ditulis oleh peneliti, dosen, dan
mahasiswa. Jurnal ilmiah online adalah jurnal yang diterbitkan secara
online melalui media internet sehingga menjadi lebih efisien, cepat, dan dapat
dijangkau oleh lebih banyak orang. Jurnal ilmiah penelitian merupakan sebuah
laporan penelitian yang kemudian dijadikan sebuah jurnal. Jurnal ilmiah lokal
adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh suatu instansi dan digunakan oleh
kalangan instansi tersebut. Contoh dari jurnal ini yaitu jurnal yang dibuat mahasiswa
sebagai tugas dari dosen dan kemudian disimpan di perpustakaan kampus mahasiswa
tersebut sehingga bisa digunakan sebagai bahan referensi mahasiswa lainnya.
Jurnal ilmiah nasional adalah jurnal yang ditulis oleh penulis dalam negeri
dari negara yang sama. Jurnal ini biasanya ditulis oleh profesor ternama yang
akan digunakan sebagai bahan ajar atau kepentingan pendidikan lainnya dalam
skala nasional. Sedangkan Jurnal ilmiah internasional ditulis oleh beberapa
orang yang berasal dari negara yang berbeda di dunia. Jurnal ini ditulis dalam
bahasa inggris yang merupakan bahasa global sehingga semua orang bisa lebih
mudah memahaminya. Jurnal ini harus berkualitas baik dan lolos verifikasi
standar penulisan internasional.
Dalam memilihi suatu topik
untuk jurnal dan karya tulis ilmiah lainnya, ada beberapa kriteria dalam
menentukannya yaitu,
- Topik yang diangkat haruslah bermanfaat dan layak untuk dibahas.
- Topik harus dikenal baik oleh penulis, sekurang-kurangnya penulis
harus memahami mengenai prinsip-prinsip ilmiah dari topik tersebut.
- Topik yang diangkat harus cukup menarik agar menarik para pembaca
untuk membaca jurnal tersebut.
- Sumber – sumber data yang diperlukan harus memadai.
- Topik yang dipilih tidak terlalu luas dan tidak terlalu sempit,
serta tidak terlalu baru maupun terlalu lama dan tidak kontroversial.
Jurnal memiliki
peran penting dalam perkembangan ilmu pengetahuan, namun ada beberapa tantangan
yang perlu dihadapi oleh peneliti. Salah satunya adalah persaingan ketat untuk
mendapatkan artikel diterbitkan di jurnal yang bergengsi. Selain itu, biaya
akses ke beberapa jurnal yang terkunci atau berlangganan bisa menjadi hambatan
bagi peneliti yang ingin mengakses informasi ilmiah.
Komentar
Posting Komentar