WARKAT #5 HMD PGSD

 

WARKAT #5 HMD PGSD

 

Kegiatan Liburan Semester di Kampung Halaman

            Sejak pertengahan bulan Mei mahasiswa Universitas Negeri Malang khususnya prodi PGSD telah memasuki masa liburan semester selama 3,5 bulan yang berlangsung sampai akhir Agustus 2023 nanti. Para mahasiswa sangat menantikan momen liburan ini. Liburan semester ini menjadi obat merefresh otak bagi para mahasiswa setelah berkuliah selama satu semester. Para mahasiswa di luar Malang berbondong-bondong untuk kembali ke kampung halamannya. 

       Selama di kampung halamannya, pastinya para mahasiswa memiliki berbagai kegiatan untuk mengisi waktu liburannya. Begitu pula yang dirasakan Hanis mahasiswa dari Rembang yang hanya pulang kampung ketika liburan semester saja. " Pastinya senang ya, karena bisa di rumah dengan waktu yang lama juga, setelah perasaan iri ketika melihat teman-teman yang bisa pulang sesukanya, akhirnya aku bisa merasakan itu juga bertemu sama keluarga dan juga adik-adik kecilku", ujarnya. Selama liburan ini dia juga melakukan kegiatan yang bermanfaat agar lebih produktif. Contohnya seperti, membantu orang tua dan saudara, menjadi freelance artikel di sebuah website, dan mendaftar menjadi volunteer sebuah pengabdian di sekolah. 

           Akan tetapi, mungkin ada beberapa mahasiswa yang juga merasa bosan karena bingung harus melakukan kegiatan apa saat liburan semester ini. "Rasanya seru karna ketemu lagi sama teman-teman kumpul sama saudara-saudara sepupu, keluarga, dan pergi bareng-bareng lagi. Tapi, ada sedikit boring karena belum ada kegiatan yg rutin dan masih berusaha belajar produktif itu pun sangat susah wkwk, ujar Hana. Hal serupa juga dirasakan oleh Vina yang merupakan mahasiswa asal Kota Banyuwangi. Ia hanya pulang kampung saat liburan semester saja. "Membosankan karena hanya berdiam diri di rumah. Awalnya senang, tapi sekarang biasa saja. Rinda juga menambahkan bahwa selama liburan ini dia merasa bosan dan hanya melakukan kegiatan makan dan tidur saja.

 

FORKOM HMDPGSD

            FORKOM adalah kependekan dari forum komukasi. Forum Komunikasi ini diperuntukkan untuk seluruh Mahasiswa PGSD Kampus 1 dan 2 untuk menyalurkan aspirasi, keresahan, pendapat, saran, kesan, pesan dan masih banyak hal lagi untuk didengar oleh anggota HMD PGSD dan pihak Departemen Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Tujuan diadakannya forkom adalah untuk menyalurkan aspirasi, keresahan, pendapat, saran, kesan, pesan dari mahasiswa PGSD Kampus 1 dan 2 yang nantinya bisa dijadikan bahan evaluasi dan perbaikan bagi HMD maupun Departemen.

            Pada tanggal 19 Juni 2022 diadakan kegiatan FORKOM yang kedua, disini saya berkesempatan untuk mewawancarai penanggung jawab kegiatan FORKOM ini yaitu Hudan  (PGSD 21) menurutnya pada kegiatan ini membahas banyak hal, terutama keluh kesah mahasiswa PGSD Kampus 1 dan 2 tentang sarana prasarana yang kurang, kendala penurunan UKT, sosialisasi MBKM yang masih belum jelas, serta penyampaian program kerja HMD selama paruh periode.

            Dalam rangkaian kegiatan Forkom sendiri ada sesi diskusi terbuka antara mahasiswa dengan pihak departemen dalam hal ini dosen. Dalam sesi diskusi tersebut ditemukan banyak hal yang dibahas dan tentunya sangat membantu mahasiswa yang belum mengetahui informasi terkait akademik maupun kemahasiswaan. Di lain hal, juga sangat membantu pihak departemen dalam mendapatkan masukan dari mahasiswa untuk Departemen Pendidikan Guru Sekolah Dasar supaya lebih baik kedepannya, itulah tujuan forkom yang diinginkan.


Oprec Volunteer PAPEDA 2023

            Pengabdian PGSD Ke Sekolah Dasar 2023 atau biasa kita sebut PAPEDA 2023 merupakan salah satu program kerja dari Divisi Kesejahteraan Dan Humas HMD PGSD 2023. Pada kegiatan PAPEDA kali ini akan diadakan kegiatan pengabdian yang dilakukan oleh pengurus HMD PGSD 2023 dan beberapa volunteer ke beberapa Sekolah Dasar yang ada di sekitar Kota Malang, yaitu SDN Wringinanom 1,2, dan 3. Selain itu juga di SDN Gubuklakah 1. Panitia dari HMD PGSD 2023 sangat bekerja keras untuk merencanakan susunan acara dan apapun yang dibutuhkan pada program ini dengan matang dan rinci. Tidak lupa para perwakilan panitia dari setiap sie melakukan survey lokasi langsung ke Sekolah Dasar yang dituju.

            Sebelum kegiatan berlangsung, panitia PAPEDA 2023 membuka Open Recruitment volunteer untuk menjadi bagian dari kegiatan pengabdian kali ini. Pendaftaran Open Recruitment Volunteer dan pengumpulan berkas dibuka mulai tanggal 22-29 Mei 2023 secara online. Kemudian dilaksanakan sesi wawancara pada tanggal 30-31 Mei 2023. Di sesi wawancara, para pendaftaran dipersilahkan untuk memilih tanggal dan pelaksana, boleh secara online maupun offline yang bertempat di kampus 2 UM. Wawancara dilakukan oleh panitia inti dari program kerja PAPEDA sendiri. Dan pastinya setiap panitia memiliki penilaian tersendiri untuk para calon volunteer. Selain itu terdapat beberapa syarat yang harus dipenuhi para pendaftar jika sudah diterima menjadi volunteer resmi, yaitu bersedia berasa di Malang pada saat kegiatan, bersedia mengikuti seluruh rangkaian kegiatan PAPEDA, dan menjaga nama baik almamater UM.

            Selanjutnya pengumuman penerimaan volunteer dilaksanakan pada tanggal 2 Juni 2023. Pengumuman diumumkan melalui feed instagram HMD PGSD 2023. Volunteer yang lolos seleksi terdiri dari mahasiswa PGSD angkatan 21 dan 22 yang telah memenuhi syarat dan kriteria yang ada. Mereka ditempatkan di sie yang mereka pilih maupun pilihan panitia. Para panitia berharap dengan adanya volunteer pada kegiatan pengabdian ke sekolah dasar ini dapat bergotong-royong menyukseskan proker ini. Untuk kegiatannya sendiri dilaksanakan selama 4 hari di SD berbeda dengan pembagian tim yang berbeda juga. Jadi panitia tidak melaksanakan pengabdian setiap hari. Semoga dengan adanya program kerja Pengabdian PGSD ke Sekolah Dasar ini membawa perubahan dan membantu sekolah Dasar yang dituju untuk ke arah yang lebih baik.

 

Empat Mahasiswa PGSD Berhasil Lolos dalam Kegiatan Pendanaan PKM Tahun 2023




            






Sebuah prestasi yang membanggakan, empat mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) berhasil melampaui seleksi ketat dan berhasil lolos dalam kegiatan pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) tahun 2023. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata kemampuan dan dedikasi mereka dalam mengembangkan ide-ide inovatif untuk pendidikan.

            Keempat mahasiswa yang berhasil lolos berasal dari 2 tim yang berbeda, berasal dari PKM-K Nadine Margaretha Octaviola dan Nada Nafisah yang sama-sama dari angkatan 21 dan berasal dari PKM-RSH  Kirana Ai dan Desi Lasiana Sari dari angkatan 22. Mereka telah mengajukan proposal proyek pendidikan yang menarik dan relevan, yang berhasil memikat hati tim penyeleksi dari tingkat fakultas, universitas, hingga pendanaan hasil projeknya. Proposal mereka sama-sama dalam bentuk projek sebuah game pembelajaran.

            Proyek yang diajukan oleh tim dari PKM-K berjudul “RETRO_Inovasi Boardgame Sebagai Media Pembelajaran dalam Upaya Peningkatan Karakter Peduli Lingkungan bertema Little Adventure terintegrasi kode QR dan Aplikasi”. Sedangkan proyek dari Tim PKM-RSH berjudul “Mine.Id : Game Based Learning Sebagai Inovasi Sexual Education bagi anak Usia 8-10 Tahun di Era 5.0”.

            Seleksi pendanaan PKM tahun 2023 ini sangat ketat dan kompetitif, dengan banyak proposal inovatif dan berkualitas yang diajukan oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di seluruh negeri. Namun, proposal yang diajukan oleh tim yang diketuai oleh mahasiswa PGSD ini berhasil mencuri perhatian juri.

            Melalui kegiatan pendanaan PKM tahun 2023, empat mahasiswa PGSD ini akan mendapatkan dana yang cukup untuk melaksanakan proyek mereka. Diharapkan dengan keberhasilan empat mahasiswa PGSD ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berinovasi dan berkontribusi dalam dunia pendidikan.  Dengan adanya dukungan dan bantuan yang memadai, diharapkan proyek ini dapat terealisasi dengan sukses dan memberikan manfaat yang signifikan bagi pendidikan di Indonesia. Semoga prestasi keempat mahasiswa PGSD ini bisa menjadi motivasi untuk mahasiswa lain agar bisa memacu semangatnya untuk meraih prestasi yang serupa.

 

Mahasiswa Kampus 2 yang lolos P2MW Sampai Tahap Pendanaan


            Mungkin teman-teman masih asing dengan P2MW ini sendiri yang sering terdengar mungkin PKM, jadi P2MW yaitu kepanjangan dari Program Pembinaan Wirausaha Mahasiswa. Program P2MW ini menaungi mahasiswa yang memiliki suatu usaha dan niat untuk bertumbuh, atau mungkin mereka memiliki suatu ide saja yang mana disitu nantinya akan didanai untuk pengembangan usahanya, program ini hampir sama dengan PKM tetapi P2MW ini lebih fokus pada bidang wirausaha.Merupakan suatu prestasi tersendiri bagi Kampus 2 dimana pada program ini Moch. Ardiansyah Putra, Nadine Margaretha Viola, dan Fatwadil Nurkusuma, Mahasiswa PGSD yang lolos pada program P2MW ini. Mereka mengikuti program ini dan berhasil lolos sampai dengan tahap pendanaan. Awalnya sih juga pesimis karena dari tim lainnya juga keren-keren, tetapi produk pada program ini sangatlah unik disini kita juga saling belajar (ucap Margaretha Mahasiswi PGSD tersebut).

            Kesan pesan dari Margaretha untuk teman-teman yang ada di Kampus 2 yakni, jika temen-temen punya usaha atau ide dan ada niat untuk ngembangin usahanya, program ini bisa jadi pintu awal buat temen-temen sekalian, nominal dari pendanaannya juga lumayan besar, jadi ayo ikutan program ini kan sayang banget kalau idenya cuma dianggurin saja, ucap Magaretha.

 

HASIL ASPIRASI RESES #1

            Pada bulan Juni 2023, Divisi Kesejahteraan dan Humas, Himpunan Mahasiswa Departemen Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Negeri Malang, telah melaksanakan agenda PGSD Reses yang bertujuan untuk menampung aspirasi keluh kesah mahasiswa PGSD FIP UM. Agenda berjalan setiap satu bulan sekali dengan cara penyebaran google formulir yang dapat diakses oleh para mahasiswa.

            Berdasarkan hasil aspirasi reses mahasiswa PGSD FIP UM, pihak departemen menyatakan tanggapannya:

1.    Materi perkuliahan yang diajarkan dosen terkesan berulang tiap semester. Pihak departemen jelas perlu bukti nyata terhadap nama dosen dan materi yang diajarkan terkesan berulang agar dapat menindaklanjuti.

2.    Keluhan mahasiswa terkait sarana prasarana kampus II yang kurang memuaskan, baik kurang lengkap atau sudah banyak yang rusak. Pihak departemen perlu rincian lokasi sarana prasarana yang kurang agar dapat menindaklanjuti.

3.    Edaran informasi yang mendadak.

Pihak departemen tidak pernah menahan informasi dan berkewajiban meneruskan segala informasi penting, serta menyaring informasi yang tidak sesuai bidangnya kepada PGSD FIP UM.

4.    Kendala surat perizinan observasi yang mana mahasiswa harus menemui pihak akademik FIP.

Pihak departemen perlu dibuatkan SOP yang jelas untuk pengurusan surat izin.

5.    Kendala terhadap penurunan UKT mahasiswa.

Pihak departemen tidak pernah mendapatkan data UKT dikarenakan kebijakan UKT sudah diatur oleh pusat, dan pengajuan penurunan UKT dapat dilakukan semester 3. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

E-Madvanture (E-Mading Advanture) Edisi Oktober: EXCELSIOR 2025

E-Madventure (E-Mading Adventure) edisi Maret : Pelantikan Ormawa FIP 2025